Ternak Kambing, Inilah Cara Memulainya

Ternak Kambing, Inilah Cara Memulainya

Kambing adalah salah satu hewan berkaki empat, melahirkan, menyusui, dan jenis pemakan rumput. Ada berbagai macam jenis kambing, setidaknya saat ini tercatat ada 300 jenis. Di Asia Barat Daya banyak kambing dibiarkan hidup bebas dan tumbuh secara alami, berbeda dengan di Indonesia yang mayoritas kambing adalah jenis kambing ternak.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kambing memiliki nilai harga jual yang lumayan tinggi dan juga nilai keuntungan yang cukup banyak jika di jual belikan, apa lagi jika mulai memasuki hari raya idul adha. Mayoritas umat muslim terutama di Indonesia memiliki tradisi menyembelih kambing atau dalam bahasa lain adalah berqurban.

Selain itu olahan makanan dari daging kambing seperti sate kambing, sop kambing dan lain sebagainya juga tergolong sangat lezat dan banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia. Mungkin sebab itulah banyak orang mulai membuka usaha di bidang peternakan kambing.

Ternak kambing memang merupakan jenis usaha yang sangat menyenangkan, selain mimiliki potensi keuntungan yang tinggi, ternak kambing 2020 juga tidak begitu susah. Dari segi tempat dan jenis makanan juga tergolong mudah.

Kambing juga diprediksi memiliki usia 12 hingga 15 tahun, sehingga sangat cocok bagi kamu yang ingin berinvestasi jangka panjang.

Inilah keuntungan dari ternak kambing

Dibidang peternakan kambing merupakan salah satu jenis hewan yang memiliki sangat banyak keuntungan. Bagi yang berminat menekuni bisnis ini, berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Masa panen yang tidak terlalu lama

Ternak kambing memang mudah, namun bagi yang belum berpengalaman biasanya sedikit kesulitan jika kambing mulai terserang menyakit. Namun jangan khawatir, sebab sangat jarang sekali ditemui kasus kambing yang sakit hingga meninggal. Selain itu masa panen kambing juga tergolong cepat, biasanya kambing sudah siap di pasarkan ketika memasuki waktu 1 tahun.

Apa lagi jika kamu memiliki lahan kosong atau bertempat tinggal di pedasaan yang memiliki banyak rumput, kamu bisa membudidaya kambing dengan jumlah yang lebih banyak sehingga masa panen bisa lebih cepat.

Sangat Mudah di jual belikan

Daging kambing merupakan jenis daging yang disukai oleh banyak orang, di beberapa tempat makan yang khusus menyediakan olahan daging kambing biasanya dalam satu hari membutuhkan 1 hingga 3 ekor kambing. Sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan konsumen atau calon pembeli kambing yang ternak milikmu.

Cara penjualannya pun cukup mudah, kamu bisa memasarkan di beberapa pasar hewan atau secara langsung menawarkan ke warung makan seperti warung sate kambing misalanya. Apa lagi jika kambing yang kamu ternak memiliki kualitas yang bagus, sehat dan postur tubuh yang gemuk. Tentu banyak orang yang melirik kambing tersebut, karena harga kambing Februari 2020 masih stabil bagus.

Olahan daging kambing memiliki banyak gizi

Selain rasanya yang lezat daging kambing juga dipercaya memiliki kandungan gizi yang bagus untuk manusia, asalkan tidak terlalu berlebihan dalam mengkonsumsinya. Jadi selain sebagai hewan ternak yang memiliki nilai investasi jangka panjang kamu juga bisa menjual daging kambing. Sehingga keuntungannya bisa kamu nikmati setiap hari.

Modal yang tidak terlalu banyak

Untuk membangun bisnis ternak kambing kamu bisa memulainya dengan modal yang tidak terlalu banyak, tentu diiringi dengan jumlah kambing yang secukupnya terlebih dahulu. Selain tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas sehingga tidak terlalu banyak mengeluarkan anggaran untuk membuat kandang.

Dari segi makanan juga tergolong tidak terlalu mahal, bahkan kamu bisa mendapatkannya secara gratis jika kamu tidak mengandalkan jasa dari orang lain.

Untuk kamu yang tidak ingin merumput sendiri, bisa lakukan pemberian pakan alternatif seperti ampas tahu dicampur dedak bekatul.

Investasi jangka panjang yang menguntungkan

Hampir setiap tahun harga kambing 2020 mengalami kenaikan, bahkan sangat jarang terjadi penurunan harga. Apa lagi jika permintaan daging kambing melonjak seperti saat hari liburan sekolah atau hari raya idul fitri 2020, belum lagi ketika memasuki hari raya idul adha 2020 yang kebanyakan umat muslim berqurban dengan menyembelih kambing.

Melihat prospek yang seperti itu, ternak kambing merupakan investasi yang sangat menjanjikan. Meskipun jumlah kenaikan harga pada setiap tahunnya tidak begitu besar, namun jika dilihat dari harga beli dan harga jual setelah sekian bulan ternak kambing merupakan investasi jangka panjang yang sangat cocok untuk kamu coba.

Langkah atau cara memulai ternak kambing

Kini setidaknya kamu sudah mengetahui tentang beberapa keuntungan dari hasil ternak kambing pada Februari 2020. Jika kamu memang benar-benar tertarik untuk menekuni bisnis ternak kambing sebaiknya kamu juga belajar tentang cara atau langkah awal untuk berternak kambing. Secara sederhana ternak kambing yang bagus adalah diawali dengan langkah seperti dibawah ini.

  1. Siapkan lahan yang jauh dari tempat tinggal orang lain.
  2. Membuat kandang kambing dengan model panggung.
  3. Menjaga kebersihan kandang.
  4. Memilih induk kambing yang bagus dan sehat.
  5. Memberikan probiotik dan vaksin agar kambing tetap dalam kondisi sehat dan tidak mudah terserang penyakit.
  6. Memberikan makanan yang teratur dan baik untuk kambing. Tidak hanya rumput, namun kamu juga bisa mencampurnya dengan ampas tahu.
  7. Gunakan temu lawak sebagai obat untuk nafsu makan.
  8. Lakukan perjodohan jika kambing sudah siap.

Jenis kambing ternak

Jika kamu semakin yakin ingin memulai ternak kambing kini berarti saatnya kamu menentukan jenis kambing apa yang akan di budidaya. Di Indonesia sendiri umumnya ada tiga jenis kambing yang paling sering dipelihara, diantaranya adalah sebagai berikut.

Kambing gibas

Jenis kambing ini termasuk jenis kambing yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan dan memiliki kekebalan tubuh yang baik, sehingga sangat cocok untuk diternak. Perawatannya pun termasuk cukup mudah dan memilki usia yang relatif cukup panjang.

Ciri-ciri fisik dari kambing gibas adalah tidak memiliki tanduk dan pada bagian punggung biasanya terdapat bulu yang lebih lebat seta sedikit menggumpal. Pada bagian ekor juga tidak terlalu panjang, selain itu kambing gibas juga cenderung lebih mudah diatur.

Kambing kacang

Secara kasat mata kambing kacang memiliki ciri-ciri tubuh yang lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis kambing lainnya. Bulu dari kambing kacang juga tidak terlalu lebat, hanya ada beberapa bulu halus dibagian tubuhnya. Telinga dari kambing jenis ini juga terlihat lebih panjang.

Kambing kacang merupakan jenis kambing lokal Indonesia yang pertama kali dikembangkan. Di Indonesia keberadaan kambing ini sangat mudah dijumpai, hampir di seluruh provinsi terdapat kambing kacang.

Kambing etawa

Di Indonesia kambing etawa biasanya dibudidaya di tempat yang sejuk. Dari segi harga kambing etawa Februari 2020 termasuk yang paling mahal jika dibandingkan dengan gibas dan kacang.

Pemanfaatannya pun berbeda, jenis kambing yang satu ini biasanya lebih sering diambil air susunya untuk diolah menjadi susu bubuk kambing etawa.

Kambing ettawa sendiri merupakan jenis kambing yang berasal dari India, disana kambing etawa lebih sering disebut dengan kambing jamnapari. Memiliki bobot yang lebih berat dan ukuran yang lebih besar membuat kambing ettawa banyak peminatnya.

Itulah ulasan tentang cara ternak kambing. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *