Facebook dan Instagram Perangi Berita Hoaks

Facebook dan Instagram Perangi Berita Hoaks

Belakangan ini terkait dengan berita palsu, kabar bohong, atau yang sering disebut dengan hoaks sangat mudah ditemui di jejaring internet, terutama di media sosial seperti Facebook, Instagram, maupun Twitter. Dan yang lebih parah lagi berita hoaks tersebut terkadang banyak dipercayai dan dibagikan ke orang lain.

Untuk meredam dan mengurangi beredar nya berita hoaks di media sosial yang semakin tinggi, perusahaan teknologi internet milik Mark Zuckerberg yakni Facebook dan Instagram berencana menambahkan fitur baru yang mampu memberikan informasi terkait benar atau tidaknya postingan tersebut.

Cara Facebook Dan Instagram Mencegah Berita Hoaks

Dari Facebook Newsroom menjelaskan bahwa, semua postingan di Facebook maupun Instagram baik berupa foto maupun video yang dicurigai sebagai kabar bohong atau berita hoaks akan diburamkan sehingga tidak jelas terlihat. Selain itu untuk mempermudah pengguna Facebook dan Instagram terkait keaslian postingan juga disediakan sebuah label.

Ada tombol “see why” yang kemudian bisa di klik untuk melihat penyebab atau alasan mengapa postingan yang diunggah dicurigai sebagai kabar hoaks. Untuk mempermudah hal tersebut pihak Facebook juga sudah bekerjasama dengan pihak ke tiga, yakni sebuah jasa pengecekan fakta (fact checkers).

Untuk mencegah tersebar nya berita hoaks pihak Facebook juga melakukan filter bagi siapa saja yang akan membagikan (share). Sebuah postingan yang sudah terindikasi hoaks tidak bisa dibagikan ke platform lain, yakni dengan cara mengingatkan kepada pengguna bahwa konten tersebut telah dianggap sebagai kabar bohong oleh para fact checkers.

Meskipun demikian hingga saat ini kabar hoaks masih saja sering berseliweran di jejaring sosial. Langkah paling strategis untuk menanggulangi hal ini adalah dengan cara memberikan pemahaman dan edukasi kepada para pengguna media sosial, agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya begitu saja dengan kabar di media sosial yang tidak jelas penanggung jawabnya.

Bahkan menurut data survei menyatakan bahwa, ada sebagian pengguna media sosial yang langsung membagikan (share) postingan berita tanpa membaca isi dari berita tersebut, mereka hanya membaca dan tertarik dengan judul beritanya saja.

Itulah ulasan singkat tentang upaya Facebook dan Instagram dalam memerangi berita hoaks. Semoga bermanfaat.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *